Gerah dengan teknologi Google Glass yang kian digembor-gemborkan oleh beragam media di seluruh dunia, Sony tidak tinggal diam. Sony tengah menyiapkan piranti yang diurus patennya yang merupakan alat display yang dipasang di kepala. Perangkat buatan Sony ini dapat menampilkan gambar,
Hal yang membedakan piranti Sony dari Google Glass adalah kemampuan user menerima infomasi ke mata. Jika pada Google, pirantinya hanya bisa menampilkan informasi pada sebelah mata saja, maka pada pengguna piranti dari Sony ini akan bisa melihat tampilan informasi di kedua belah mata. Berdasarkan pada gambar prototipe yang diajukan, ada bantalan kuping atau ear bud yang dipasang di gagang piranti tersebut. Lensanya juga bisa digerakkan yang bisa diatur penggunanya untuk mendapatkan kenyamanan penggunaan.
Bagian tambahan tersebut secara relatif mampu digunakan untuk menyesuaikan posisi piranti dengan display gambar untuk piranti yang dikenakan secara terpisah pada arah pertama dan pada arah kedua. Arah pertama bisa didefinisikan dengan garis virtual yang menghubungkan pusat mata pengamat, dan arah kedua menjadi tegak lurus ke arah pertama dan memanjang secara vertikal terhadap si pengamat.
Sony sendiri bukan pemain baru dalam piranti yang dibenami dengan teknologi augmented reality. Sebelumnya Sony telah mengumumkan produk yang dibenami teknologi tersebut seperti HMZ-T2 Personal 3d Viewer. Dan pada piranti baru yang diajukan patennya tersebut, bisa diyakini bahwa piranti tersebut akan bisa menampilkan konten 2D.
Sayangnya belum ada informasi kapan tanggal pasti Sony meluncurkan piranti ini dan harga yang dibanderol.







Post a Comment